Bicara mengenai Labyrinth merupakan kata yang terdengar sangat akrab dengan petualangan dan fantasy, yang sering muncul di Movie, Game, Novel yang berasal dari cerita Mythology.
Labyrinth adalah suatu tempat yang dibangun dan dirancang dengan struktur yang rumit dan membingungkan. Dalam suatu kisah di Mythology Yunani seorang pengrajin legendaris Daedalus dari King Minos of Crete at Knossos membangun labirin dengan tujuan untuk mengurung Minotaur.[1]
Dalam dunia Entertainment Labyrinth diadopsi dan digunakan sebagai latar di pada suatu cerita petualangan. Hal-hal yang sering muncul dalam labirin adalah :
- Teammate (party)
- Monster / Enemy
- Boss
- Drop Item
- Jebakan
- Harta
Penakluk Labirin adalah seorang petualang yang bertujuan menyelesaikan labirin, memecahkan tiap-tiap misteri, mengalahkan para monster dan juga BOSS, untuk mendapatkan Harta (dapat berupa material misalkan: emas, berlian, batu mulia) atau skill, legendary weapon yang memiliki kekuatan tak terkalahkan. Dengan begitu sang penakluk labirin akan menjadi lebih kuat setelah berhasil menaklukkan labirin.
--sekian penjelasan yang bersifat fantasy--
--Selanjutnya kita kembali ke dunia nyata--
Programer Side :
Dilihat dari sisi Programer / Game Developer yang membangun suatu concept dari labirin, maka saya akan memberikan berbagai macam variable yang akan saya gunakan sebagai kondisi untuk menentukan progress player pada labirin, selain itu saya juga dapat menggunakan variable sebagai rule untuk mengatur level rintangan yang akan muncul dalam game tersebut.
Game of School && Game of Working
Tahukah anda dalam kehidupan sehari-hari manusia hampir sama seperti kehidupan penakluk labirin?Misalkan :
- Sekolah / Kuliah
- Bekerja
Mari kita bahas 1 by 1 dimulai dari bekerja,..
Jadi begini anda masuk ke dalam sebuah instansi lalu terikat dengan aturan...
Anda harus mencapai suatu titik tertentu anda terikat berbagi task / quest yang harus anda selesaikan terlebih dahulu, dan untuk mencapai puncak dari suatu lembaga atau instansi tempat anda bekerja anda harus berusaha dan berkembang untuk meningkatkan skill dan keterampilan anda.
Begitu pula dengan siswa atau mahasiswa yang bersekolah / kuliah, terasa sangat mirip dengan penakluk labirin. Mari kita bayangkan, tiap hari seorang siswa datang ke labirin, maksud saya sekolah untuk memadatkan quest(Tugas), bertarung melawan monster(Soal), untuk mendapatkan experience -point(memperoleh nilai), untuk memperoleh / meningkatkan skill(mata pelajaran), yang akhirnya digunakan untuk melawan BOSS Level(Semester Final Exam) dan Player(Siswa) dapat memeriksa status/result(Raport) setelah menaklukkan BOSS Level.
Jika Player(Siswa) dapat menaklukkan BOSS Level / berhasil survive(Memenuhi syarat nilai kenaikan kelas) maka Player akan go to the next stage/level(Naik Kelas), jika Player gagal survive dalam menaklukkan BOSS Level maka akan berulang kembali dari check point(Mengulang/Tinggal Kelas).
Saat Player(Siswa) berhasil menaklukkan Last Boss(Final Exam) maka labirin(Siswa telah lulus / Sekolah) berhasil ditaklukkan.
Kehidupan siswa yang bersekolah sama seperti penakluk labirin yang setiap hari pergi ke labirin untuk berburu Monster, sehingga mendapatkan experience-point untuk upgrade masing-masing skill yang dimiliki oleh Penakluk Labirin.
Labyrinth of Software Development
Sebagai seorang fullstack web developer yang mengerjakan freelance job pun juga mengalami hal yang sama seperti seorang penakluk labirin yang melakukan ekspedisi/penyelusuran labirin yang tidak akan keluar dari labirin hingga berhasil menaklukkan labirin atau gagal. Membawa bekal persediaan yang dapat digunakan untuk bertahan hidup hingga deadline project.
Tahap development adalah bagian dimana penakluk labirin bertualangan menyusuri labirin. Membangun tiap-tiap fitur pada suatu program atau aplikasi, sama halnya dengan membongkar tiap-tiap misteri yang tersembunyi pada labirin.
Ketika menemukan case yang rumit(jumlah persediaan/bekal tidak mencukupi), maka Programmer akan mencari problem solving-nya(berburu untuk tetap dapat bertahan hidup hingga mencapai BOSS Room / Ruang harta).
Jika ruang Boss tidak lah rumit maka dapat diserang secara berangsur-angsur dengan menggunakan metode agile hingga BOSS berhasil ditaklukkan, atau dengan dengan perencanaan penyerangan yang matang, yaitu dengan waterfall method.
Setelah Berhasil menaklukkan Boss / menaklukkan labirin, maka Programmer akan dapat keluar dari labirin dengan membawa hasil-hasil payment yang telah berhasil di dapatkan ketika menaklukkan labirin tersebut.
Jadi begini apapun yang anda lakukan, apapun profesi anda saat ini, anda hanya cukup menikmati saja, karena semua itu merupakan permainan. Namun pastinya seberapa maksimal hasilnya akan anda peroleh akan dipengaruhi oleh Usaha, Kerja Keras dan Keberuntungan.
Begitu Pengalaman dan Opini Saya tentang Labyrinth VS software development, Terima Kasih...
REFERENCE :
[1] Labyrinth.2020. WIkipedia https://en.wikipedia.org/wiki/Labyrinth
0 komentar:
Posting Komentar